Kutemukan Mereka di S M P

Hai teman teman disini saya akan bercerita pengalaman smp saya yaitu kelas IX E. semua ini adalah ingatan saya yang masih tersisa selama smp. Dari sini akan saya perkenalkan anggota kelas saya, dan bagaimana suasana sehari hari dikelas, waktu ujian praktik, dan waktu yang sangat menyedihkan yaitu purnawiyata. Dari sinilah awalku menganjak dewasa dan dari sinilah aku mengerti apa itu cinta, teman, susah, senang dan sedih. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengajak teman-teman bernostalgia dengan masa-masa SMP waktu kita masih lucu-lucunya dan masih berfikiran polos. Semoga dengan tulisan ini kita bisa lebih mendalami makna hidup dan menghargai masa lalu untuk belajar dimasa sekarang dan masa depan.

KELAS IX E

            IX E  adalah kelas saya yang paling rame, sebenarnya ini adalah pengembalian dari kelas VII D yang kembali lagi setelah berpisah di kelas VIII nya, tetapi ada beberapa orang yang dipisah. Tidak tau kenapa mereka dipisahkan dan tidak bisa berkumpul dengan kelas terdahulunya. Kelas saya mendapat tambahan anak dari yang dulu kelas 7 E. sebenarnya dengan begini saya jadi merasa sedih karena serasa dipisahkan, padahal saya sudah menganggap mereka sudah sebagai teman sejati. Dia adalah Hermawan prasetyo. Teman sebangku saya dikelas 7 dan dikelas 8 dia juga satu kelas dengan saya, keakraban kami sudah terbentuk semenjak masuk di SMP tapi ya begitulah aku hanya bisa diam saat dia ternyata dipisah kan kelasnya dengan kami. Mari saya kenalkan teman-temanku kelas 9 SMPN 2 Ponorogo dari kiri
baris pertama                                      : Nia, Gita, Pipit, Virgi, Robby, Luthfi, Jauhar, Revan,
Dari kiri baris kedua                           : Mudah, Naufal, Mega, Elsa, Dwi, Aga, Refo, Edwin
Dari kiri baris ketiga                           : Eva, Nabila, Ilhan, Jimmy, Ade, Ina, Firda, Dinda
Dari kiri baris ke empat                      : Ison, saya (Syahrul), Iqbal
Dari kiri baris kelima                          : Puput, Dina
Dari kiri baris ke enam                       : Estu, Ramda, Lughas.




Suasana dikelas kami selalu unik, karena setiap hari ada kelakuan dari si Ade dan Edwin yang lucu dan menghibur. Tidak kalah lagi kelakuan Robby dan Refo yang sangat malas dan tidak jelas dengan apa yang mereka perbuat, serta kelakuan Jauhar dan Iqbal yang sering marah-marah dikelas. Kelasku memang bisa dibilang kelas orang bandel tetapi ada Mudah, Dina, Resta yang menjadi juara di sekolah. Dengan itu kelas kami jadi sedikit terangkat derajatnya karena prestasinya. Kelas saya memang sangat membuat berkesan, saya rindu kelas saya.

UJIAN PRAKTIK

            Waktu ujian praktik merupakan salah satu yang paling mengesankan. Disekolah saya ujian praktik dibagi menurut bakat minat siswanya. Jika kamu suka musik nanti akan mendapat ujian praktik yang berhubungan dengan musik, yang suka seni lukis akan mendapat ujian praktik lukis, dan yang tari pun juga begitu. Saya mendapatkan ujian praktik seni lukis, sebenarnya saya lebih senang musik tetapi karena saya tidak ingin repot-repot saya memilih seni lukis. Lukisan saya tidak bagus dan tidak jelek-jelek sekali, bisa dibilang pas begitulah. Memang ujian saya tidak berkesan tetapi yang paling berkesan adalah ujian praktik teman teman saya yang mengambil seni musik, saya sangat kagum saat mereka perform, mereka membawakan lagu dengan energik dan penuh semangat. Suaranya Naufal yang bikin merinding serta alunan gitar yang asik. Maka dari itu saya mendokumentasikanya. Banyak sebenarnya kelas-kelas lain yang lebih bagus dan lebih professional saat memainkannya tapi aku lebih memilih anak-anak kelas 9 E dalam perform. Banyak juga yang lucu dalam memainkan sebuah lagu ada yang suaranya fals, ada yang lupa chord gitar, ada yang drumnya tidak pas dan banyak lagi. Dengan begitu banyak kelas kelas yang lucu saat tampil dan tak kalah lucu lagi gambaran dari anak-anak yang tidak memiliki bakat dan memilih untuk ujian praktik melukis. Ada yang dikomentari melukis macan seperti bola, ada juga yang melukis burung menjadi seperti botol minuman. Lucu-lucu memang jika anak yang tidak suka melukis dituntut untuk melukis.
ini salah satu perform mereka 
PURNAWIYATA
            Purnawiyata merupakan moment paling menyedihkan sekaligus menyenangkan ini seperti upacara pelepasan bagi kami dari sekolah. Purnawiayata biasanya menghadirkan bintang tamu sebagai hiburan. Waktu purnawiyata tahunku mengundang band lokal bernama Romantick band yang lumayan terkenal di daerah Ponorogo. Purnawiyata biasanya acara tentang 10 besar murid terpandai di sekolah dan sesi jabat tangan pelepasan dengan kepala sekolah. Momen yang paling berkesan saat purnawiyata adalah hiburannya dan kumpul bersama teman sekelas untuk terakhir kalinya. Dimomen ini saya merasa bahwa kami akan berpisah untuk waktu yang lama dan tidak tahu kapan akan bertemu lagi, pasti nanti kalian akan pergi menuntut ilmu yang lebih tinggi dan melupakan teman-teman yang berarti kalian semasa SMP. Itulah yang saya rasakan saat purnawiyata, tetapi hiburan membuat kami sejenak melupakan kenangan dan menikmati masa-masa kebersamaan kami untuk sesaat benar saja dimulai band dari anak-anak kelas 9 
salah satu penampilan band kelas 9
Dan dilanjutkan dengan band para guru-guru yang lucu serta membuat hati menjadi bernostalgia
Setelah itu bintang tamunya muncul yaitu Romantick. Romantick muncul pertama membawakan lagunya yang berjudul menjagamu, saya sangat suka lagu itu karena liriknya yang pas dengan hati dan membuat timbul ingatan kepada mantan. Personilnya pun orangnya ramah-ramah dan mudah bercengkeraman. Ini beberapa foto-foto:


Dan beberapa foto-foto waktu purnawiyata :

KESIMPULAN
            Dari setiap peristiwa itu memiliki makna jangan sekali-kali melupakan sejarah karen dengan sejarah kita bisa seperti sekarang ini dan dengan sejarah kita bisa mengkoreksi diri dari kesalahan kita yang telah lalu seperti masa SMP ini dengan melewati masa SMP kita akan lebih dewasa dan bisa bersiap diri untuk menghadapi masa SMA yang akan dihadapi.

Komentar

Posting Komentar